Tour D’Jateng

Standard

Etape 1 *S=182 Km: Welahan (Jepara) – Pakis adi (Jepara) – Dawe (Kudus) – Jekulo (Kudus) – Sukolilo (Pati) – Grobogan – Doplang (Blora)

Etape 2 *S= 238 Km: Doplang – Kradenan (Grobogan) – Demak – Kota Semarang – kendal – Batang – Kota Pekalongan – Kesesi (Pekalongan)

Etape 3 *S= 136,5 Km: Kesesi – Kedungwuni (Pekalongan) – Pemalang

Tour D’Jateng

Tahap-tahap:

    • Persiapan

      Sebelum touring dilakukan ada beberapa hal yang mesti diperhatikan agar kegiatan touring berhasil, berhasil isini bukan hanya sampai ditujuan dan bias kembali lagi ke tempat awal, namun lebih dari itu touring bisa dikatakan berhasil jika kita bisa sampai pada tujuan kita dengan tidak mengganggu hak pengendara lain di jalan. Hal-hal yang perlu dperhatikan sebelum touring meliputi beberapa hal,antara lain:

      1. Motor

      Siapkan motor anda sebelum dipacu apalagi bila mesti menempuh jarak jauh atau ≥500 Km, agar saat dikendarai terasa nyaman dan motor “ga’ rewel”  di jalan apalagi jika motor dah lumayan berumur.

      –          Oli, pastikan masih layak pakai atau belum melebihi 2000 Km. walaupun belum mencapai 2000 Km saya sarankan menggantinya saja untuk menghndari mesti nyari bengkel buat tap oli di jalan, karena hal ini akan mengurangi efisiensi waktu touring anda.

      –          Kelistrikan, meliputi CDI, ACCU, busi. Cek untuk memastikan dapat bekerja baik atau tidak. Jika tidak akan mengganggu atau mengurangi keamanan da kenyamanan, misalnya motor jadi sering ngambek tidak mau hidup-hidup waktu distarter gara-gara busi yang sudah tua, ataupun mungkin klakson yang bunyinya jadi tidak keras dan seperti kodok yang lagi kegencet. Busi yang sudah tua sebaiknya diganti, jika terlanjur sudah mogok diperjalanan saya punya tips yang mungkin dah banyak yang tahu. Petama keluarkan busi dari tempatnya, bersihkan bagian logam yang melengkung dengan amplas halus atau kain yang kasar (membersihkannya jangan terlalu kuat, cukup tipis-tipis saja) kemudian ketuk sedikit bagian tersebut ke arah bawah hingga jaraknya sekitar 0,7 mm. Masukkan kembali busi kemudia starter, semoga mesin tak ngambek lagi. Jika sudah berhasil segera bawa ke bengkel terdekat untuk mengganti busi yang sudah udzur tersebut untuk menghindari mesin motor anda ngambek lagi.

      –          Roda, jangan sampai anda menggunakan ban yang alurnya sudah tidak kelihatan. Gantilah ban luar jangan menunggu sampai ban “gundul” karena beresiko tergelincir di jalan basah atau berpasir, selain itu lebih rawan membuat ban dalam bocor karena kondisinya yang sudah tipis sehingga tak hanya paku, kerikil tajam pun menjadi lawannya. Ban dibuat dengan banyak tipe yang disesuaikan dengan medan ang akan ditempuh. Untuk pemilihan tipe ban, klik disini. Untuk velg sendiri saya merekomendasikan menggunakan velg ruji-ruji karena lebih kuat untuk medan yang tak terduga, contohnya pada motor-cross. Jikalau menggunakan velg racing pakailah yang kualitasnya bagus minimal standar pabrikan, jangan memakai velg “racing-racingan”, dan pintarlah menghindari lubang di jalan untuk menghindari retaknya velg racing.

       

      • Pelaksanaan
        • Pasca-tour

          Lanjutan akan di posting secepatnya….

          Advertisements

          Leave a Reply

          Fill in your details below or click an icon to log in:

          WordPress.com Logo

          You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

          Twitter picture

          You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

          Facebook photo

          You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

          Google+ photo

          You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

          Connecting to %s